Indonesian

Home > Indonesian > Extension Course > Prescribed Issues > Modernisation > Modernisation: Related texts

Prescribed issue: Modernisation

Activity 2

Buku harian Ratih

4 Januari, 2008

Ternyata dilahirkan sebagai gadis keturunan bangsawan malah membawa lebih banyak masalah. Aku ingat sejak kecil, ada daftar panjang larangan dari ibu yang tidak boleh dilakukan. Tidak boleh pergi dengan teman-teman, tidak boleh bermain dengan orang-orang kampung, tidak boleh memakai pakaian yang ini, harus berpakaian yang itu, tidak boleh ini, tidak boleh itu. Semua sikap dan tindakan harus dilakukan dengan halus, tidak boleh bertindak sembarangan, kalau terlalu kasar nanti seperti laki-laki. Dengan larangan yang segudang itu, masa kecilku tidak terlalu banyak petualangannya, maklum segala dilarang, mulai dari A sampai Z.

Menjadi remaja, larangan bukannya berkurang, tapi bertambah-tambah. Sekarang ayah ikut-ikutan berbicara. Hati-hati memilih teman laki. Hati-hati kalau keluar dengan mereka. Jangan sampai sikapmu menunjukkan bahwa kamu gadis murahan. Jangan pulang  terlalu malam. Jangan pergi ke sembarang pesta, siapa tahu di pesta itu ada banyak narkoba beredar dan seseorang akan memasukkannya ke dalam gelas minumanmu tanpa sepengetahuanmu.

Ada cukup banyak pria yang mencoba mendekatiku. Sungguh sulit menentukan apakah mereka benar-benar sayang padaku atau hanya ingin harta dan kedudukan yang tinggi dalam masyarakat. Tidak mudah mengintip isi hati mereka, apa yang ada dalam pikiran mereka. Kalau begini, ingin rasanya aku menyamar sebagai gadis biasa saja supaya bisa menilai dengan lebih tepat apa yang diingini oleh para pria itu.

Satu hari datanglah pria impian yang selama ini aku idam-idamkan, tapi ibu dan bapak tentu saja tidak setuju kalau aku menikah dengannya karena dia bukan berasal dari keluarga berdarah biru. Apa bedanya garis keturunan kalau dia berpendidikan tinggi dan bersikap sopan ditambah dengan sifatnya yang baik? Mungkin bahkan melebihi sikap dan sifat pria-pria keturunan bangsawan yang sombong dan sok kaya atau merasa berpangkat tinggi.

Sangat sulit menjelaskan semuanya ini kepada ibu dan bapak. Aku tak mau melukai perasaan mereka, tetapi sebaliknya pandangan mereka sudah melukai perasaanku sebagai gadis moderen yang hidup dan mendapat pendidikan di abad ke duapuluh satu.

Andaikan aku bisa kembali ke abad delapan belas, mungkin aku tidak usah memikirkan masalah rumit seperti ini.

Go To Top

Useful words and expressions

Buku harian Ratih
andaikan if only
berdarah biru blue blood
berpangkat tinggi high rank
bertindak sembarangan to behave as you like
daftar panjang larangan long list of prohibitions
gadis murahan cheap girl
garis keturunan descendant
halus elegant, refined
ikut-ikutan to join in
idam-idamkan (have been) dreaming
keturunan bangsawan noble descent
melukai perasaan mereka to hurt their feelings
mengintip to peep
menyamar to disguise
petualangannya  adventure
pria impian the ideal boy (Prince Charming)
sebaliknya on the other hand
segudang  much/a lot
sembarang pesta any old party, any random party
sok kaya pretending to be very rich
terlalu kasar too rough
tindakan behaviour

Activity 1
Answer these questions in English

  1. Describe Ratih’s background.
  2. Comment on the tone of her views about her upbringing.
  3. Explain her dilemma.

Activity 2

Speaking Skills

  1. Bayangkan Anda seorang tele-konselor. Anda menerima telepon dari Ratih yang minta nasihat untuk masalahnya. Di dalam percakapan tersebut Anda memberi Ratih nasihat-nasihat. Dengan teman, lakukan percakapan telepon Anda.
    Imagine you are an on-line counsellor. You have received a phone call from Ratih asking for advice with her problem. With a partner, role play the phone conversation.

  2. Dengan teman sekelas, siapkan catatan untuk debat tentang ’latar belakang keluarga tidak penting untuk memilih jodoh’. Lakukan debat tersebut di depan kelas.
    With a partner, prepare notes for a debate on the topic ‘Family background is not important when choosing a partner’. Present the debate to your class.

Activity 3

Write in approximately in 300 words in Indonesian in response to the text.

Tulislah sebuah artikel untuk majalah remaja tentang ‘Bagaimana memilih jodoh yang tepat’.
Write an article for a teenage magazine about how to choose a suitable husband/wife.

Go To Top

Neals logo | Copyright | Disclaimer | Contact Us | Help